Hasilnya, gudang senjata Polres Ciamis menyimpan 73.668 butir amunisi yang terdiri atas 43.559 butir amunisi tajam, 11.869 butir amunisi karet, dan 18.240 butir amunisi hampa.
Inventarisasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh persenjataan dan amunisi tersimpan dengan aman.
Terdokumentasi dengan baik, serta siap digunakan saat dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Temukan Persoalan Administrasi
Di sisi lain, pemeriksaan juga menemukan persoalan administrasi.
Sebanyak 15 personel pemegang senjata api laras pendek diketahui memiliki Surat Izin Pinjam Pakai Senjata Api (SIPPMSA) yang masa berlakunya telah habis.
Temuan itu langsung menjadi bahan evaluasi internal.
Polres Ciamis akan menindaklanjutinya melalui pembaruan administrasi agar penggunaan senjata api dinas tetap memenuhi ketentuan hukum, akuntabel, dan berada di bawah pengawasan yang ketat.
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah mengatakan pemeriksaan berkala terhadap senjata api dinas beserta dokumen pendukung merupakan bagian dari upaya memperkuat disiplin dan profesionalisme anggota.
Menurutnya, pengawasan rutin diperlukan agar setiap senjata api hanya digunakan oleh personel yang memenuhi persyaratan.
Selain itu, langkah tersebut juga bertujuan mencegah potensi penyalahgunaan senjata maupun pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan tugas kepolisian.














