Gol tersebut membuat Persiraja semakin percaya diri. Meski demikian, PSGC hampir langsung membalas satu menit kemudian.
Gahani Fathir menerima umpan terobosan dan mencoba melewati kiper dengan sebuah cungkilan. Sayangnya, bola masih melebar dari sasaran.
Alih-alih menyamakan kedudukan, PSGC justru kembali kebobolan pada menit ke-50.
Persiraja memanfaatkan tendangan bebas dari sisi kanan. Martin Chaves mengirimkan umpan yang disambut Ilham Udin dengan sundulan keras tanpa kawalan berarti. Persiraja pun unggul 2-0.
Tertinggal dua gol, PSGC segera melakukan perubahan strategi.
Pada menit ke-53, tim tamu memasukkan Ezechiel N’Douassel untuk menambah daya gedor sekaligus mengejar ketertinggalan.
Pergantian tersebut membuahkan hasil tujuh menit kemudian.
Pada menit ke-60, PSGC memperkecil skor menjadi 1-2 melalui Ezechiel.
Gol itu berawal dari aliran bola yang dibangun Fardhan dan diteruskan kepada Yandi Sofyan.
Yandi kemudian mengirimkan umpan ke depan gawang yang berhasil disambar Ezechiel sebelum pemain bertahan Persiraja menghalau bola.
Wasit sempat meninjau kemungkinan posisi offside melalui VAR.
Setelah pemeriksaan, wasit tetap mengesahkan gol tersebut sehingga PSGC kembali memiliki peluang untuk mengejar hasil imbang.
PSGC Terus Memburu Gol Penyeimbang
Setelah memperkecil ketertinggalan, PSGC semakin agresif melancarkan serangan.
Pada menit ke-66, Ahmad Basith mengirimkan bola melalui situasi tendangan bebas yang mengarah kepada Ezechiel.
Namun, sundulan penyerang PSGC itu hanya membentur mistar gawang.
PSGC terus berusaha menekan pertahanan tuan rumah. Pada menit ke-75, Yandi Sofyan mencoba melepaskan tendangan jarak jauh menggunakan kaki kanan.
Sayangnya, bola masih melebar dari gawang Persiraja.
Dua menit kemudian, PSGC memasukkan Johan Bonilla untuk menambah kreativitas di lini tengah.
Tim tamu kemudian kembali melakukan pergantian pada menit ke-81 dengan memasukkan Ferdiansyah guna memaksimalkan sisa waktu pertandingan.
Di tengah tekanan PSGC, Persiraja juga memiliki kesempatan untuk memperbesar keunggulan.
Pada menit ke-80, Vitian Husni berhasil lolos dari jebakan offside dan berhadapan cukup bebas dengan kiper.
Namun, tendangannya justru melenceng sehingga peluang untuk mengunci kemenangan terbuang.
Persiraja kembali mengancam pada menit ke-88. Rizky melepaskan sepakan datar yang mengarah ke gawang PSGC, tetapi pemain bertahan tim tamu, Fath, berhasil memblok bola.
Wasit memberikan tambahan waktu lima menit. PSGC masih mencoba memanfaatkan kesempatan terakhir untuk menyamakan kedudukan.
Pada menit ke-91, Ezechiel kembali mendapatkan peluang setelah menerima umpan Johan Bonilla.
Namun, peluang tersebut gagal berbuah gol dan Ezechiel berada dalam posisi offside.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor tidak berubah.
Persiraja Banda Aceh menutup pertandingan dengan kemenangan 2-1 sekaligus mencatatkan kemenangan perdana di kandang pada kompetisi Pegadaian Championship Liga 2 2026-2027.
Sementara itu, PSGC Ciamis harus pulang tanpa membawa poin dari Banda Aceh.














