Adhitia menambahkan, kolaborasi Persib dan PSGC tidak akan berhenti meski nantinya menghadapi berbagai tantangan di tengah perjalanan.
Setiap akhir musim, kedua klub akan melakukan evaluasi bersama untuk menentukan langkah pengembangan berikutnya.
3 Program Besar Persib untuk PSGC
Menurutnya, fokus utama kerja sama tetap mengacu pada tiga program besar, yakni membangun tata kelola klub yang profesional, mengembangkan PSGC sebagai tim satelit Persib, serta memperkuat pembinaan usia muda melalui akademi sepak bola di Ciamis.
“Setiap musim kami akan duduk bersama mengevaluasi apa yang sudah berjalan dan apa yang perlu diperbaiki. Jadi ini adalah proses yang terus berkembang,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Adhitia juga menegaskan bahwa status PSGC sebagai tim satelit Persib tetap mengikuti regulasi kompetisi yang berlaku.
Namun, aturan tersebut tidak mengurangi komitmen kedua klub untuk terus menjalankan kerja sama dalam jangka panjang.
Ia berharap kolaborasi tersebut tidak hanya membawa prestasi bagi PSGC, tetapi juga melahirkan sistem pembinaan yang mampu mencetak pemain-pemain berkualitas serta membangun ekosistem sepak bola yang lebih kuat di Ciamis.
“Target kami bukan sekadar membentuk tim yang kompetitif, tetapi membangun klub yang sehat, profesional, dan bisa terus berkembang dari musim ke musim,” pungkasnya.














