Menurutnya, menjaga kebersihan adalah tanggung jawab kolektif yang harus dimulai dari aksi nyata.
”Kegiatan kerja bakti dan Gerakan Nasional Indonesia ASRI ini menjadi sarana penting untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat. Kami ingin budaya gotong royong ini terus hidup di tengah masyarakat demi menjaga kebersihan lingkungan,” ujar AKP Hj. Iis Yeni.
Langkah konkret yang ditunjukkan aparat keamanan ini menuai respons positif dari para pedagang dan pengunjung pasar.
Kehadiran TNI-Polri di tengah kepungan sampah dinilai mampu membakar semangat warga untuk ikut menjaga kebersihan fasilitas umum.
Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 ini, Polsek Kawali berharap gerakan bersih-bersih tidak berhenti sebagai acara seremonial belaka.
Sebaliknya, aksi ini diharapkan bisa menular menjadi kebiasaan sehari-hari warga demi mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan lestari bagi generasi masa depan.














