Pada tahun 2025, Fahmi sukses tampil di Asian Zone 3.3 Schools Chess Competition 2025 yang berlangsung di BPK Penabur International School, Jakarta.
Turnamen tersebut diikuti 251 pecatur muda dari 10 negara.
Di tengah persaingan ketat, Fahmi berhasil finis di peringkat ke-11 kategori usia 13 tahun, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi Kabupaten Ciamis.
Prestasinya terus berlanjut pada tahun 2026. Fahmi berhasil keluar sebagai Juara 1 Turnamen Catur Kejuaraan Daerah (Kejurda) Jawa Barat 2026 untuk kategori usia 13-15 tahun.
Berkat gelar tersebut, Fahmi resmi mendapat tiket mewakili Provinsi Jawa Barat pada kejuaraan tingkat nasional.
Harapan Lahirkan Grandmaster dari Ciamis
Kehadiran GM Susanto Megaranto dalam pertandingan simultan di Ciamis diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi pecatur muda seperti Fahmi.
Selain menjadi pengalaman bertanding yang berharga, duel tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan mental bertanding dan menambah wawasan strategi permainan.
Dengan sederet prestasi yang telah diraih, Fahmi kini menjadi salah satu harapan Kabupaten Ciamis untuk terus mengukir prestasi di level nasional hingga internasional.
Bukan tidak mungkin, dari tangan siswa SMPN 1 Kawali itu, Ciamis kelak mampu melahirkan Grandmaster baru Indonesia.














