banner 720x220

Panen Padi Organik Ciamis Tuai Apresiasi, Produktif Meski Musim Kemarau

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Andang Firman Triyadi yang hadir mewakili Bupati Ciamis menyampaikan permohonan maaf karena kepala daerah berhalangan hadir akibat tugas yang tidak dapat ditinggalkan.

Meski demikian, Andang menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani yang tetap mampu menghasilkan panen berkualitas di tengah tantangan cuaca.

“Kita patut bersyukur dan bangga karena kelompok tani mampu membuktikan bahwa padi organik tetap bisa memberikan hasil yang baik meski menghadapi musim kemarau,” ujarnya.

Pemkab Dorong Petani Pakai Pupuk Organik

Andang menegaskan Pemkab Ciamis terus mendorong petani beralih secara bertahap dari pupuk kimia menuju pupuk organik.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang.

Sekaligus menciptakan lingkungan pertanian yang lebih sehat.

Selain lebih ramah lingkungan, padi organik juga memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Karena menghasilkan beras yang lebih aman dikonsumsi dan bebas kontaminasi bahan kimia.

Dalam kesempatan itu, Andang juga memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia Tasikmalaya.

Yang selama ini mendampingi pengembangan klaster padi organik di Pamarican.

Menurutnya, dukungan berupa bantuan sarana produksi, mesin Rice Milling Unit (RMU).

Hingga fasilitasi sertifikasi organik telah meningkatkan kualitas hasil panen dan kesejahteraan petani.

Berkat kolaborasi tersebut, Kelompok Tani Parikesit bahkan berhasil meraih penghargaan tingkat nasional.

“Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa sinergi pemerintah, lembaga, dan petani mampu mendorong kemajuan pertanian organik sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Ciamis,” kata Andang.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *