Ciamis,Kondusif.com,- Ada pemandangan berbeda di balik jeruji besi Lapas Kelas IIB Ciamis. Alih-alih membiarkan warga binaan melamun atau tergiur menyelundupkan handphone (HP), pihak Lapas justru menyibukkan mereka dengan membuat alat pancing belut hingga jaring.
Inovasi pembinaan kemandirian ini menjadi senjata utama Lapas Ciamis untuk mewujudkan program Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).
Kalapas Ciamis, Supriyanto, mengungkapkan bahwa menyibukkan warga binaan dengan kegiatan positif jauh lebih efektif daripada sekadar memberikan larangan.
”Langkah konkret kita adalah memberikan pembinaan kemandirian. Kita menggandeng berbagai pihak, salah satunya Yayasan Insan Residivis yang memberikan pelatihan pembuatan pancing belut dan jaring,” ujar Supriyanto usai menggelar apel Ikrar Zero Halinar, Kamis (23/4/2026).
Gandeng Pemuda Muhammadiyah
Selain fokus pada kreativitas di dalam sel, Lapas Ciamis juga mulai merancang masa depan para narapidana saat bebas nanti.
Supriyanto membeberkan bahwa pihaknya tengah menjalin kerja sama dengan Pemuda Muhammadiyah Ciamis.
Nantinya, para eks-narapidana tidak akan dilepas begitu saja ke masyarakat.














