Ciamis,Kondusif.com,- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengungkap sebuah fakta mengejutkan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Hingga saat ini, Kabupaten Ciamis ternyata baru mampu mandiri atau swasembada di sektor komoditas beras saja.
Sebaliknya, sebagian besar pasokan bahan baku makanan untuk dapur MBG justru masih mendatangkan dari luar daerah.
Herdiat menyebut, pasokan sayuran lokal saat ini baru memenuhi sekitar 30 hingga 40 persen dari total kebutuhan.
”Baru betul-betul produksi lokal Ciamis adalah beras. Sayuran baru 30 sampai 40 persen, sisanya 60 persen masih didatangkan dari luar daerah. Begitu juga buah-buahan, daging, dan telur,” ungkap Herdiat saat meresmikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Cihaurbeuti, Ciamis, Sabtu (16/5/2026).
Padahal, Herdiat mencatat Kabupaten Ciamis sempat mengalami surplus telur ayam pada dua tahun lalu hingga mampu menjualnya ke luar kota.
Namun, situasi berbalik saat program MBG berjalan dan menyerap komoditas tersebut secara massal.
Saat ini, produksi telur lokal Ciamis hanya sanggup memenuhi 50 sampai 60 persen kebutuhan dapur gizi.
Akibatnya, pengelola program terpaksa mendatangkan 40 persen sisa kekurangan telur dari luar daerah.














