Herdiat juga meminta IPHI memperkuat kerja sama dengan Pemkab Ciamis, Kementerian Agama, MUI dan organisasi Islam lainnya.
Kolaborasi itu diperlukan agar program yang dijalankan tidak berjalan sendiri. Sebaliknya, setiap kegiatan diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat.
MTP IPHI Diminta Perkuat Keluarga
Herdiat juga menyoroti peran Majelis Taklim Perempuan IPHI.
Menurut dia, MTP tidak cukup hanya menjadi tempat belajar agama.
Organisasi tersebut dapat berkembang menjadi ruang pemberdayaan perempuan sekaligus penguatan keluarga.
“Perempuan memiliki peran penting dalam menanamkan akhlak, memperkokoh ketahanan keluarga, meningkatkan literasi keagamaan, serta membangun kepedulian terhadap pendidikan, kesehatan, lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Karena itu, MTP IPHI diharapkan dapat merancang kegiatan yang menjangkau berbagai kelompok usia.
Peran tersebut dinilai penting karena keluarga menjadi salah satu ruang utama untuk menanamkan nilai agama, pendidikan dan kepedulian sosial.
Nilai Haji dan Semangat Kebangsaan
Pelantikan IPHI juga berlangsung dalam suasana peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Herdiat menilai momentum tersebut memiliki kaitan dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam ibadah haji.
Kesetaraan, persaudaraan, pengorbanan, kedisiplinan dan kepedulian menjadi nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Para haji pun diharapkan mengambil peran sebagai perekat umat.
Mereka juga diharapkan ikut menjaga kerukunan serta menggerakkan semangat gotong royong di Kabupaten Ciamis.
Sementara itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi pengingat bagi para pengurus agar menjalankan amanah dengan meneladani akhlak Rasulullah.
Sikap amanah, adil, santun dan penuh kasih sayang diharapkan menjadi bagian dari cara pengurus menjalankan organisasi.
Momentum Milad ke-51 MUI kemudian memperkuat pesan tentang pentingnya hubungan antara ulama, pemerintah dan masyarakat.
Herdiat menilai sinergi IPHI, MUI dan pemerintah dapat menjadi modal untuk menghadapi persoalan umat.
Dakwah yang menyejukkan, moderat dan berorientasi pada solusi juga dinilai semakin dibutuhkan di tengah perubahan sosial.
Herdiat pun meminta pengurus yang baru dilantik menjadikan pelantikan sebagai awal kerja, bukan akhir sebuah acara.
“Saya percaya, dengan niat yang ikhlas, kepemimpinan yang amanah, serta kebersamaan seluruh unsur, IPHI dan Majelis Taklim Perempuan IPHI Kabupaten Ciamis akan semakin maju dan mampu mewujudkan haji mabrur sepanjang hayat,” pungkasnya.
Dengan demikian, kemabruran haji diharapkan tidak berhenti pada predikat pribadi.
Nilai tersebut dapat terus terlihat melalui kepedulian, keteladanan dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat.














