banner 720x220
News  

Gus Ipul Coret 11 Ribu Penerima Bansos yang Main Judi Online

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), foto/Kemensos RI
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), foto/Kemensos RI

Data terbaru ini nantinya akan diserahkan kembali ke PPATK untuk proses pemadanan.

Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak ada lagi ‘celah’ bagi pelaku judi online untuk menikmati duit negara.

​Sanksi Permanen: Sekali Judol, Langsung Dicoret!

​Berbeda dengan kebijakan sebelumnya yang masih memberikan toleransi, kini Gus Ipul memasang sikap tegas.

Ia menegaskan bahwa pemberhentian bagi KPM yang terlibat judol saat ini bersifat permanen.

​”Kemarin tahun lalu masih kita beri sekali lagi kesempatan. Itu pun tidak semua, hanya yang tertentu setelah hasil ground check memang mereka sangat membutuhkan. Tentu kita beri pendampingan agar tidak mengulang lagi. Tapi sekarang (yang sengaja), kita garis merah,” tegas Gus Ipul.

​Berdasarkan temuan di lapangan, rata-rata KPM yang terindikasi bermain judol berada pada Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Gus Ipul tak menampik adanya modus di mana akun bantuan dimanfaatkan oleh pihak lain, namun bagi mereka yang terbukti sengaja bermain, Kemensos tidak akan memberi ampun.

​Guna memperketat pengawasan, Kemensos akan mengerahkan pendamping sosial di berbagai daerah.

Para petugas ini akan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memelototi penyaluran bansos agar tepat sasaran dan bebas dari jeratan judi online.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *