“Ini pertama kali saya datang ke Ciamis. Perjalanannya memang jauh, tetapi saya senang bisa bertemu langsung dengan teman-teman pecatur di sini,” katanya.
Ia menilai semangat para pecatur muda Ciamis menjadi modal penting untuk mencetak atlet berprestasi.
Menurutnya, jika pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, bukan tidak mungkin Ciamis mampu melahirkan pecatur yang tampil di level nasional hingga internasional.
Harapan itu juga sejalan dengan potensi yang mulai dimiliki Ciamis.
Salah satu contohnya ialah Fahmi Febriansyah, siswa SMPN 1 Kawali yang sukses menjuarai Kejuaraan Daerah (Kejurda) Jawa Barat 2026 kategori usia 13-15 tahun dan berhak mewakili Jawa Barat di tingkat nasional.
Bukan Sekadar Eksibisi
Ketua PERCASI Kabupaten Ciamis, Icang, mengatakan kehadiran GM Susanto Megaranto dan International Master Tirta Chandra bukan sekadar menghadirkan pertandingan eksibisi.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang belajar sekaligus motivasi bagi para pecatur muda.
“Kami berharap setelah ini semakin banyak atlet muda Ciamis yang termotivasi. Mudah-mudahan ke depan lahir master, bahkan Grandmaster dari Kabupaten Ciamis,” ujar Icang.
Melalui kegiatan itu, PERCASI Ciamis berharap semangat regenerasi tidak berhenti di satu acara.
Kehadiran Grandmaster di Tatar Galuh diharapkan menjadi pemantik lahirnya generasi baru pecatur yang mampu membawa nama Ciamis bersinar di pentas nasional hingga internasional.














