Keberadaan pesantren, fasilitas kesehatan, dan sarana penunjang lainnya dinilai bakal menjadi motor penggerak pembangunan masyarakat yang solid.
Pecah! 2.000 Warga Hadir Pakai Dana Swadaya
Sementara itu, Lurah Kertasari, Reza, tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya atas partisipasi luar biasa dari warganya.
Ia memperkirakan sekitar 2.000 orang hadir memadati lokasi, yang mana mereka merupakan perwakilan dari seluruh RW di Kelurahan Kertasari.
”Ketika masyarakat masih mau berkumpul, bersilaturahmi, dan meramaikan syiar Islam, maka persatuan serta kebersamaan akan tetap terjaga,” tutur Reza.
Menariknya, Reza membeberkan bahwa ini adalah kali pertama peringatan Tahun Baru Islam di wilayahnya digelar secara terpusat di halaman Islamic Center Kabupaten Ciamis.
Langkah ini dinilai sukses mencerminkan lompatan semangat warga yang semakin membara.
Senada dengan Lurah, Ketua LPM Kelurahan Kertasari, Agus Sukmana, juga mengapresiasi kerja keras panitia dan warga.
Hebatnya lagi, Agus membongkar fakta bahwa acara megah ini murni menggunakan dana swadaya masyarakat.
”Malam ini benar-benar di luar ekspektasi. Lokasi kegiatan dipenuhi lautan manusia. Yang lebih membanggakan, seluruh kegiatan terlaksana melalui pembiayaan mandiri dari masyarakat tanpa menggunakan anggaran pemerintah,” pungkas Agus bangga.
Melalui tingginya partisipasi warga dan kuatnya kekompakan yang tercipta malam itu, Kelurahan Kertasari sukses membuktikan bahwa persatuan masyarakat di wilayahnya masih sangat kokoh.
Modal sosial inilah yang diharapkan bakal terus menjadi bahan bakar utama untuk membangun daerah ke depan.














