Petugas langsung melarikan korban ke Puskesmas Bayongbong untuk menjalani perawatan dan observasi awal.
Namun, karena kondisi lukanya memerlukan penanganan yang lebih intensif.
Tim medis kemudian merujuk korban ke RSUD dr. Slamet Garut menggunakan mobil ambulans.
Di lokasi kejadian, polisi mengamankan satu unit ponsel merek Vivo berwarna hitam yang diduga kuat milik korban.
Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas serta motif di balik aksi nekat perempuan tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih peka dan peduli terhadap kondisi psikologis keluarga maupun orang-orang di lingkungan sekitar.
Jika melihat tanda-tanda mencurigakan atau seseorang yang membutuhkan bantuan, warga diminta segera melapor ke pihak berwenang.
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami tanda-tanda depresi atau memiliki pemikiran untuk mengakhiri hidup, segera hubungi layanan kesehatan mental setempat atau hotline darurat Kementerian Kesehatan di nomor 119.














