Karena itu, ia mulai menjalin komunikasi dengan manajemen Persib Bandung.
Prosesnya tidak berlangsung singkat. Herdiat bahkan mengaku sempat diliputi rasa cemas karena harus terus menjawab pertanyaan publik mengenai perkembangan rencana kerja sama tersebut.
“Saya terus ditanya kapan PSGC benar-benar menjadi tim satelit Persib. Saya hanya bisa meminta doa agar Persib bersedia membimbing kami,” katanya.
Kesabaran itu akhirnya membuahkan hasil. Persib resmi menyepakati kolaborasi strategis dengan PSGC yang mencakup pengelolaan klub profesional, pembinaan usia muda, hingga pengembangan akademi sepak bola di Ciamis.
Bagi Herdiat, kerja sama tersebut menjadi jawaban atas mimpi yang telah ia pendam selama puluhan tahun.
“Sejak 10 sampai 20 tahun lalu kami sudah bermimpi memiliki pembinaan sepak bola yang benar-benar profesional di Ciamis. Alhamdulillah hari ini Persib mau membimbing kami. Ini menjadi hari yang sangat bersejarah bagi PSGC,” pungkasnya.(ADV)***














