Menurut Thomas, program Riset dan Praktik (Ristek) ini merupakan syarat mutlak kelulusan sebelum mahasiswa menempuh tugas akhir.
Output dari kegiatan ini nantinya berupa laporan simulasi skripsi berbasis kelompok.
”Oleh karena itu, mahasiswa akan terjun langsung ke birokrasi. Mereka akan melihat, membedah, dan mempelajari bagaimana implementasi tata kelola pemerintahan, khususnya dalam digitalisasi pelayanan publik,” tuturnya.
Panggung Belajar di Daerah Berprestasi
Bak gayung bersambut, Sekda Ciamis Andang Firman Triyadi menilai tema digitalisasi tersebut sangat klop dengan arah kebijakan daerah.
Pasalnya, Ciamis saat ini memang sedang gencar-gencarnya bersolek di ranah digital.
Bukan sekadar isapan jempol, Ciamis bahkan sudah mengantongi berbagai penghargaan bergengsi di bidang tersebut.
”Salah satunya, Ciamis sukses menyabet penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Wilayah Jawa-Bali. Berbekal modal itu, kami yakin Ciamis akan menjadi ruang laboratorium yang sangat ideal bagi mahasiswa,” kata Andang optimistis.
Di akhir pertemuan, Andang menitipkan harapan besar.
Ia menantang para mahasiswa Unpas untuk tidak sekadar menumpang lewat, melainkan harus mampu menyumbang ide-ide segar.
”Kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa nanti bisa memberikan kontribusi nyata. Bawa gagasan baru dan ciptakan inovasi yang bisa mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Ciamis,” pungkasnya.














