Kegiatan LT II Kwarran Panjalu juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Bahara. Kepala Desa Bahara, H. Udin S. Kartawijaya, menyampaikan terima kasih karena wilayahnya dipercaya menjadi lokasi kegiatan.
Menurutnya, kegiatan kepramukaan tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta didik, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat desa untuk ikut bergerak selama kegiatan berlangsung.
Kehadiran ratusan peserta, pembina dan pendamping selama tiga hari dinilai berpotensi memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Selain memberikan pengalaman dan pendidikan karakter kepada anak-anak, kegiatan seperti ini juga dapat ikut menggerakkan perekonomian masyarakat desa,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan tokoh masyarakat Desa Bahara, Elan. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak karena mereka dapat belajar secara langsung tentang kebersamaan, kedisiplinan dan kehidupan sosial.
Dukungan juga datang dari Karang Taruna Jamparing Sampana Desa Bahara yang menyambut positif pelaksanaan kegiatan LT II di wilayahnya.
Pramuka sebagai Sekolah Kehidupan
LT II Kwarran Panjalu pada akhirnya tidak hanya menghadirkan suasana perkemahan dan kompetisi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan pendidikan karakter dengan pengalaman nyata.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, kemampuan bekerja sama, disiplin, kreatif, mandiri dan mampu menyelesaikan persoalan menjadi bekal penting bagi generasi muda.
Karena itu, kegiatan kepramukaan seperti LT II memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik melalui pengalaman langsung.
Dari tenda, perlombaan dan kebersamaan di alam terbuka, para peserta belajar bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab dan kemampuan menghargai orang lain.
Desa Bahara pun tidak sekadar menjadi lokasi perkemahan. Selama tiga hari, kawasan tersebut menjadi ruang belajar terbuka bagi 712 pelajar Panjalu untuk menumbuhkan karakter, mengasah keterampilan dan memaknai arti kebersamaan.***
Reporter: Hasna Ismie Lutfiyah














