”Beliau sudah melakukan upaya turun langsung ke masyarakat. Sambil jalan menuju titik tertentu, komunikasi penting bisa dibangun. Jadi tidak serta-merta hanya duduk di sana (kantor) terus,” ungkap Mujiono.
Bawa Solusi Pertanian yang Tepat Sasaran
Tidak sekadar mengobrol kosong, kehadiran Kapolres di tengah masyarakat juga membawa solusi nyata yang relevan dengan kebutuhan warga.
Mengingat mayoritas penduduk Banjarsari bermata pencaharian sebagai petani, Hidayatullah memanfaatkan momen ini untuk membagikan ilmu pertanian modern, salah satunya sistem tumpangsari.
”Masyarakat kita basis utamanya adalah pertanian. Jadi banyak pelajaran yang disampaikan beliau, terutama terkait sektor pertanian yang sangat maksimal. Wah, luar biasa ya tentang tumpangsari bawang merah, jahe gajah, dan sebagainya,” tambah Mujiono.
Apresiasi senada juga datang dari Kepala Desa Ciherang, Anjar Andriana.
Ia mengaku bangga dan terhormat karena desanya dipilih menjadi lokasi kegiatan “Ngobras” bersama Kapolres.
”Kami sangat berterima kasih, ini merupakan suatu kehormatan bagi Desa Ciherang. Apa yang beliau sampaikan terkait ketahanan pangan, kamtibmas, hingga bakti sosial sangat bermanfaat dan menyentuh kebutuhan warga kami,” pungkas Anjar.














