Seluruh agenda penting klub dipastikan tetap berjalan normal tanpa hambatan.
”Persiapan tim, aktivitas rekrutmen, pengelolaan organisasi, serta berbagai program pengembangan yang telah kami rancang tetap berjalan sesuai target,” tegas Adhitia.
Hal Biasa di Klub Raksasa Dunia
Lebih lanjut, manajemen menilai sengketa kontrak dan sanksi administratif seperti ini merupakan dinamika yang lumrah dalam industri sepak bola profesional.
Bahkan, deretan klub raksasa Eropa pun tercatat pernah tersandung kasus serupa.
Sebut saja Chelsea FC, FC Barcelona, Real Madrid CF, hingga Atletico Madrid.
Nyatanya, sanksi tersebut tidak menghalangi mereka untuk tetap beroperasi secara profesional dan menyelesaikan masalah lewat jalur regulasi yang ada.
Karena itu, PERSIB menghadapi persoalan ini dengan kepala tegak: bertanggung jawab, transparan, dan patuh pada aturan main.
Manajemen berkomitmen penuh untuk menuntaskan proses ini demi menjaga kepentingan jangka panjang klub.
Sebagai penutup, Adhitia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen yang terus mengawal Maung Bandung.
”Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan, kepercayaan, dan perhatian yang terus mengalir dari Bobotoh, mitra, dan seluruh masyarakat sepak bola Indonesia. Dukungan ini menjadi energi bagi kami untuk terus bergerak maju, menjaga profesionalisme, dan membangun PERSIB yang semakin kuat serta berkelanjutan,” pungkasnya.














