Meskipun BKC Ciamis menaungi total 27 dojo, beberapa dojo memutuskan untuk bergabung membentuk kesatuan tim.
”Saat ini tercatat ada 17 kontingen se-Kabupaten Ciamis yang ikut berpartisipasi. Berdasarkan data panitia, jumlah peserta yang terdaftar resmi dan siap bertanding mencapai 234 karateka,” urainya terperinci.
Target Tembus Kejurwil hingga Kejurnas
Melalui pembinaan yang terstruktur ini, BKC Ciamis membidik target prestasi yang konkret.
Para pemenang dalam Kejurkab ini tidak akan langsung berpuas diri, sebab manajemen BKC telah menyiapkan peta jalan kompetisi yang lebih tinggi.
”Selanjutnya, kami akan mengirimkan para atlet terbaik ini untuk berlaga di Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) pada bulan Oktober mendatang di Tasikmalaya. Setelah itu, target jangka panjang kami tentu saja menembus Kejuaraan Nasional (Kejurnas),” tambah Ega optimis.
Lebih lanjut, Ega menegaskan bahwa BKC merupakan salah satu organisasi karate yang paling aktif di Ciamis.
Aktivitas mereka tidak hanya berpusat pada kejuaraan tingkat kabupaten saja, melainkan juga menyentuh aspek mendasar di akar rumput.
Setiap dojo secara konsisten melaksanakan pelatihan rutin dan ujian kenaikan tingkat sabuk secara berkala.
“Pola pembinaan yang berkesinambungan ini sengaja diterapkan agar seluruh atlet selalu berada dalam kondisi siap tempur kapan pun daerah membutuhkan perwakilan di level yang lebih tinggi,” pungkasnya.














