Rusna merinci, bantuan tersebut disalurkan langsung kepada 70 anak yatim piatu, 50 anak penderita thalasemia, dan 40 lansia jompo.
Jadi Jembatan Kebaikan, Doervoer Doakan Bupati
Sebagai penggerak, Rusna mengaku tidak mengambil keuntungan apa pun selain menjadi penyambung tangan.
Antara para agnia (donatur) dan warga yang membutuhkan bantuan.
”Terima kasih banyak kepada para donatur yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Saya di sini mah hanya sebagai jembatan, semoga dibalas oleh Allah SWT baik secara materi maupun kesehatan,” tuturnya.
Aksi mandiri tanpa proposal ini juga mendapat apresiasi penuh dari Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, yang selalu pasang badan mendukung pergerakan gotong royong.
Sebagai bentuk timbal balik, Rusna pun mengajak seluruh anggotanya dan warga yang hadir.
Untuk kompak mendoakan sang kepala daerah serta menjaga iklim wilayah agar tetap kondusif.
”Khusus untuk Pak Herdiat, anak-anak yatim dan thalasemia mari kita doakan bersama agar beliau dalam memimpin selalu diberikan kesehatan dan kekuatan. Tolong untuk masyarakat semua, kita bantu jaga kondusivitas situasi pemerintahan,” pungkas Rusna.














