banner 720x220
News  

BEM Pesantren Seluruh Indonesia Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Pembakaran 4 Santri di NTB

“Peristiwa ini harus menjadi momentum evaluasi bersama agar sistem perlindungan anak di lingkungan pesantren semakin kuat. Pencegahan terhadap segala bentuk kekerasan harus menjadi komitmen seluruh lembaga pendidikan tanpa terkecuali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Heman mengajak masyarakat ikut mengawal jalannya proses hukum secara bijak.

Ia mengingatkan agar publik tetap menjunjung asas praduga tak bersalah, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menghormati hak-hak korban beserta keluarganya.

Sebagai organisasi yang mewadahi mahasiswa pesantren dari berbagai daerah di Indonesia.

BEM Pesantren Seluruh Indonesia menegaskan komitmennya mendukung terciptanya lingkungan pesantren yang aman, humanis.

Bebas dari segala bentuk kekerasan, serta menjunjung tinggi nilai keadilan dan perlindungan anak.

Tak hanya itu, Heman juga menyatakan dukungan terhadap berbagai langkah pencegahan kekerasan di lingkungan pesantren.

Termasuk program Kementerian Agama dalam mewujudkan Pesantren Ramah Anak.

“Kami juga berkomitmen mendukung seluruh upaya pencegahan kekerasan di lingkungan pesantren, termasuk gerakan Kementerian Agama untuk mewujudkan Pesantren Ramah Anak melalui pembentukan satgas khusus. Gerakan ini harus segera direalisasikan secara masif dan efektif,” tegasnya.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *