banner 720x220

Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren Pertama, Menag Minta Ada Terobosan dalam 100 Hari

Dok, foto. Kemenag RI
Dok, foto. Kemenag RI

Menurut Nasaruddin, pekerjaan Ditjen Pesantren tidak berhenti pada pembentukan struktur organisasi.

Lembaga ini juga perlu membangun komunikasi dengan berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam pengelolaan pesantren.

Karena itu, ia meminta Basnang membuka komunikasi dan memperkuat silaturahmi dengan para pemangku kepentingan pesantren, termasuk pihak-pihak yang berperan dalam pengelolaan pesantren di daerah.

Nasaruddin menilai kerja sama lintas unsur diperlukan agar pengelolaan pesantren dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Selain membenahi organisasi, Nasaruddin memberikan target awal kepada Ditjen Pesantren. Ia meminta lembaga baru tersebut menunjukkan langkah positif dalam 100 hari pertama bekerja.

Target itu, kata dia, perlu menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan setelah Ditjen Pesantren mulai menjalankan tugasnya sebagai unit tersendiri.

“Dalam tempo 100 hari pondok pesantren ini ada kejutan-kejutan positif yang Anda bisa lakukan, dan orang bisa merasakan, ‘Oh ini bedanya dulu dan sekarang’,” ujar Nasaruddin di Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Dengan pelantikan Basnang, Ditjen Pesantren kini memasuki fase awal pembentukan organisasi.

Selain menyusun tata kelola internal, lembaga tersebut harus melengkapi struktur kepemimpinan.

Sekaligus membangun koordinasi dengan para pemangku kepentingan pesantren di tingkat pusat dan daerah.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *