banner 720x220
News  

Dari Popnas hingga Olimpiade, Pelatih Siapkan Roadmap Karier Ozil Menuju Panggung Dunia BMX

Pelatih BMX racing Ciamis, Yogi Putra. (Dok,foto.Kondusif.com)
Pelatih BMX racing Ciamis, Yogi Putra. (Dok,foto.Kondusif.com)

CIAMIS,Kondusif.com,- Prestasi yang telah diraih atlet BMX Racing muda asal Kabupaten Ciamis, Adeeva Ozil Afsheen atau Neng Ozil, dinilai baru menjadi awal dari perjalanan panjangnya di dunia olahraga. Pelatihnya, Yogi Putra, mengaku telah menyiapkan tahapan pembinaan agar atlet muda tersebut dapat menembus ajang olahraga paling bergengsi, mulai dari Popnas hingga Olimpiade.

Yogi menyampaikan, setiap atlet memiliki jenjang kompetisi yang harus dilalui sebelum mampu bersaing di level dunia.

Karena itu, pembinaan terhadap Neng Ozil tidak hanya berorientasi pada kemenangan di kelompok usia, tetapi juga disusun sebagai persiapan jangka panjang.

“Target akhirnya tentu Olimpiade. Tetapi semuanya harus dilalui secara bertahap,” kata Yogi saat ditemui di Sirkuit BMX Galuh Ciamis, Kelurahan Cigembor, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Minggu (26/7/2026).

Menurut dia, langkah pertama yang akan dihadapi Neng Ozil adalah Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

Apabila mampu menunjukkan performa terbaik, perjalanan kariernya akan berlanjut ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), kemudian Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Yogi menilai proses tersebut penting karena setiap level kompetisi menghadirkan tantangan yang berbeda.

Selain meningkatkan kualitas teknik, atlet juga dituntut memiliki pengalaman bertanding dan mental yang semakin matang.

Prestasi Menjadi Modal Menuju Level Lebih Tinggi

Selama beberapa tahun terakhir, Neng Ozil telah menunjukkan perkembangan yang konsisten.

Ia berkali-kali meraih gelar juara nasional di kelompok usianya dan sukses mengoleksi podium pada kejuaraan internasional di Thailand maupun Malaysia.

Berkat capaian tersebut, Yogi menyebut Neng Ozil saat ini menjadi salah satu atlet yang paling diunggulkan di kelompok usianya di Indonesia.

“Untuk usianya sekarang, dia masih yang paling di atas,” ujarnya.

Meski demikian, Yogi mengingatkan bahwa prestasi di level usia dini tidak menjamin kesuksesan pada jenjang berikutnya.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *