Ciamis,Kondusif.com,- Kedatangan Grandmaster (GM) Susanto Megaranto dan International Master (IM) Tirta Chandra tak hanya menjadi tontonan bagi pecatur Kabupaten Ciamis. Lebih dari itu, momentum tersebut diyakini menjadi titik awal lahirnya atlet-atlet catur berprestasi dari Tatar Galuh.
Harapan itu disampaikan Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kabupaten Ciamis, Icang, saat membuka Simultan dan Eksebisi Catur di Hotel Tyara Ciamis, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, kesempatan bermain langsung melawan Grandmaster merupakan pengalaman yang sangat langka.
Karena itu, seluruh peserta diminta memanfaatkan setiap langkah permainan sebagai bahan belajar.
“Ini pengalaman yang luar biasa. Kapan lagi kita bisa bermain langsung dengan Grandmaster. Jangan hanya bermain, tetapi pelajari setiap langkahnya agar kemampuan kita terus berkembang,” ujar Icang.
Ia mengungkapkan, antusiasme pecatur Ciamis sebenarnya sangat tinggi. Bahkan jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia.
Namun karena kegiatan berlangsung pada hari kerja, sebagian peserta akhirnya tidak dapat hadir.
Meski begitu, lebih dari 20 pecatur tetap mengikuti pertandingan simultan dengan semangat tinggi.
Icang meminta peserta mencatat notasi permainan agar bisa dipelajari kembali setelah pertandingan usai.
“Kalau bisa setiap langkah dicatat. Nanti di rumah dipelajari lagi, di mana letak kesalahan kita, bagaimana ide permainan Grandmaster, sehingga kemampuan kita terus meningkat,” katanya.
Regenerasi Jadi Harapan Besar
Harapan lahirnya pecatur berprestasi juga disampaikan GM Susanto Megaranto.
Menurutnya, masa depan catur Indonesia sangat bergantung pada keberhasilan daerah dalam membina atlet-atlet muda.














