Tasikmalaya,Kondusif.com,- Masjid Agung Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, dipenuhi wajah-wajah ceria para santri cilik, Senin (1/6/2026). Sebanyak 172 santri TKQ/TPQ dari berbagai lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kecamatan Manonjaya resmi mengikuti prosesi Haflah Musyahadah Wisuda ke-XV yang digelar oleh DPK BKPRMI setempat.
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial kelulusan.
Di balik toga dan senyum bangga para orang tua.
Terselip harapan besar untuk membangun fondasi generasi muda yang berakhlak mulia dan berwawasan Qurani.
Ketua DPK BKPRMI Kecamatan Manonjaya, Jalaludin, mengungkapkan bahwa wisuda tahun ini diikuti oleh santri yang telah dinyatakan lulus melalui tahapan munaqasyah ketat.

Dari 200 peserta, 172 santri akhirnya berhasil melewati proses hingga ke tahap wisuda.
”Alhamdulillah, prosesi berjalan lancar. Kami berharap ke depan partisipasi lembaga pendidikan dan santri semakin meningkat, sehingga pembinaan generasi Qurani di Manonjaya bisa lebih optimal lagi,” kata Jalaludin di lokasi.
Ia juga menambahkan, pemilihan lokasi di Selasar Masjid Agung bertujuan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya pendidikan agama sejak usia dini.
Jalaludin ingin orang tua makin antusias mendukung putra-putrinya mendalami Al-Qur’an.
Apresiasi BKPMRI
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Tasikmalaya memberikan apresiasi penuh bagi para orang tua yang telaten mendampingi buah hatinya.
Ia menegaskan bahwa wisuda ini bukanlah titik akhir.














