Bandung,Kondusif.com,- Persib Bandung memang berhasil mengamankan tiga poin saat menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion GBLA. Namun, di balik kemenangan tipis 1-0 tersebut, ada satu persoalan klasik yang kembali muncul: buruknya kualitas final pass.
Sejak peluit babak pertama dimulai, Maung Bandung sebenarnya mendominasi jalannya laga.
Gol cepat Matricardi di menit ke-2 melalui skema bola mati seolah memberi sinyal bahwa Persib akan berpesta gol. Namun, realitanya justru berbanding terbalik.
Kebingungan di Kotak Penalti
Statistik menunjukkan Persib berkali-kali berhasil menusuk jantung pertahanan Laskar Mataram.
Sayangnya, setiap kali bola memasuki area sepertiga akhir, kreativitas lini serang Persib seolah menguap.
Beckham Putra dan kolega tampak kebingungan dalam mengambil keputusan; kapan harus melepas umpan silang, kapan harus melakukan shooting, atau kapan harus melakukan kerja sama satu-dua.
Penyelesaian akhir Ramon Tanque pun menjadi sorotan.
Striker asal Brasil ini beberapa kali mendapatkan posisi menguntungkan, namun kurangnya suplai bola yang “matang” membuatnya terisolasi di depan.
Catatan Merah Jelang Lawan Persija
Masalah final pass ini terpantau sangat mencolok di babak kedua.














