”Replikanya memang dibuat setengah dari ukuran asli yang ada di Masjidil Haram,” tambah Opik.
Selain eskalator, pengunjung juga banyak yang bernostalgia dengan replika WC 3 yang ikonik.
Bagi para alumni haji dan umrah, area ini menyimpan kenangan mendalam sebagai titik temu legendaris saat terpisah dari rombongan.
Fasilitas Komplit dari Kuliner hingga Fesyen
Gedung seluas satu hektar ini tidak hanya menawarkan replika fisik, tetapi juga kenyamanan berbelanja.
Plaza ini juga terbagi menjadi beberapa zona strategis untuk memudahkan pengunjung:
Lantai 2 Sayap Timur: Pusat kuliner dengan berbagai makanan siap saji.
Lantai 2 Sayap Barat: Area fesyen yang menyediakan pakaian haji, umrah, serta busana muslim terkini.
Fasilitas Lain: Terdapat minimarket di lantai dasar serta layanan naik unta asli dengan tarif Rp15.000 per orang.
Sentuhan Tangan Dingin Lulusan ITB
Keberhasilan Plaza Haji Al Qosbah mencuri perhatian publik merupakan hasil karya Shabbani Shodaq Al Qosbah.
Sosok kelahiran Surabaya yang telah lama berkarier di Bandung ini merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Melalui konsep ini, ia juga berhasil menghadirkan miniatur Mekkah yang edukatif sekaligus menghibur bagi masyarakat luas.
Salah satu pengunjung asal Rancah, Ciamis, H. Mimi, mengaku sengaja membawa rombongan tour ziarah ke tempat ini.
“Kami jadikan destinasi tujuan utama setelah dari Masjid Al-Jabbar,” ungkapnya.














