banner 720x220

Sunda Sabuana Awards 2026: Wagub Jabar Soroti Lunturnya Bahasa Sunda di Sekolah

(Dok foto. Istimewa)
(Dok foto. Istimewa)

Selain bahasa, ia juga menyoroti menyusutnya kegiatan pengenalan kesenian tradisional, seperti tari jaipongan dan rampak sekar, yang dahulu rutin diajarkan melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Oleh karena itu, ia menilai sekolah memegang peran krusial dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tata krama, adab, dan penghormatan antarsesama yang terkandung dalam budaya Sunda.

Karakter Luhur dan Peran Pegiat Budaya

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, turut menggarisbawahi pentingnya nilai-nilai luhur Sunda dalam membentuk karakter masyarakat yang berintegritas.

Dudung menjabarkan karakter khas masyarakat Sunda melalui filosofi keseharian yang menjunjung tinggi etika sosial.

“Orang Sunda itu tinu panon tara ngaremehkeun batur [tidak meremehkan orang lain], tinu cangkem tara nyerikeun hate batur [tidak menyakiti hati orang lain], tinu hate tidak berprasangka buruk ka batur, hingga tinu leungeun sok barang bere ka batur [ringan tangan membantu sesama],” jelas Dudung.

Di sisi lain, Ketua Majelis Adat Sunda Jawa Barat, Abah Anton Carlyan, turut mengingatkan pentingnya langkah konkret dari para pegiat budaya dalam menjaga eksistensi tradisi Sunda sebagai pilar kekayaan Nusantara.

“Seribu langkah ke depan dimulai dari langkah orang utama,” ucap Abah Anton menekankan pentingnya aksi nyata.

Rangkaian acara Sunda Sabuana Awards 2026 yang diinisiasi oleh panitia pelaksana dipimpin oleh Rd. Okki ini diharapkan mampu memperkuat kecintaan masyarakat sekaligus mempererat jejaring kerja sama antarpegiat budaya.

Tantangan utama bagi Jawa Barat kini adalah memastikan generasi penerus bangsa mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi tanpa harus tercerabut dari akar budaya mereka sendiri.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *