Keamanan Jalan: Pemasangan CCTV, marka jalan, dan penerangan jalan umum (PJU).
Drainase: Penataan sistem saluran air untuk mengantisipasi banjir.
Wajah Kota: Penataan estetika kawasan perkotaan agar lebih manusiawi.
Di sektor pendidikan, Gubernur nyentrik ini menjanjikan akselerasi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) dan rehabilitasi ruang kelas.
Namun, ia tak menampik adanya ganjalan serius: krisis tenaga pendidik.
“Kita harus konsisten soal pengangkatan guru. Jangan sampai jumlah yang pensiun jauh melampaui rekrutmen baru,” tegasnya.
Misi Inklusif untuk Ciamis
Menutup pidatonya, Dedi Mulyadi menitipkan pesan komunikasi.
Ia meminta para kepala daerah termasuk Bupati Herdiat untuk menyapa masyarakat dengan bahasa yang membumi, tanpa melupakan nilai-nilai ideologis dan historis Jawa Barat.
Bagi Kabupaten Ciamis, keikutsertaan Herdiat dalam forum ini menjadi sinyal kuat untuk mempererat sinergi dengan Pemprov Jabar.
Harapannya jelas: agar arah pembangunan 2027 di “Tatar Galuh” berjalan selaras dengan visi provinsi, yakni menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan ditopang oleh kualitas manusia yang mumpuni.














