Berdasarkan catatan berkala, target-target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ciamis sepanjang tahun anggaran 2025 justru mencatatkan angka yang sangat memuaskan.
”Apakah kemudian menjadi mengurangi kinerja? Enggak. Target-target RPJMD, target-target yang dilakukan pada satu tahun 2025, hampir semuanya lah, targetnya di atas 95%. Tinggi. Rata-rata di atas 95%, bahkan ada yang menyentuh 99%,” ungkap politisi senior ini.
Siasat Ciamis Akali Minimnya Dana Transfer
Lebih lanjut, Nanang memaparkan bahwa efisiensi di Ciamis juga diuji saat dana transfer dari pusat maupun provinsi tidak cair sesuai ekspektasi awal.
Namun, berkat pengelolaan yang efisien, kualitas output pembangunan fisik di lapangan tetap terjaga dengan baik.
”Contoh dari uang yang harusnya kita terima Rp 1.000, rencana mau bikin benda sebuah gelas. Dari sananya (pusat/provinsi) ternyata tidak turun Rp 1.000, tapi kita tetap bisa menghasilkan gelas yang utuh satu tanpa mengurangi kualitas. Nah, melampaui kualitas dari sumber daya yang minim itu juga efisiensi,” tambahnya.
Oleh karena itu, ia menilai catatan pengelolaan keuangan di Kabupaten Ciamis di bawah pengawasan legislatif sudah berada di jalur yang benar.
”Saya melihat catatannya bagus. Bagaimana keuangan ini dikelola sehingga tetap melahirkan produk yang diharapkan secara maksimal, itulah efisiensi sejati,” pungkas Nanang.














