”Alhamdulillah, SDN 1 Nasol mampu merebut juara pertama mewakili Kecamatan Cikoneng. Kami memohon doa restu kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Ciamis agar nantinya anak-anak kami dapat kembali mengharumkan nama daerah dan Dinas Pendidikan di level provinsi,” tutur M. Rifa’i.
Namun, di tengah euforia kemenangan, M. Rifa’i juga memberikan catatan penting kepada panitia pelaksana (Panpel) tingkat kabupaten.
Ia mendesak agar penyelenggara lebih serius dan fokus dalam menjalankan tugasnya, terutama terkait kesiapan teknis di masa mendatang.
Ia berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya yang sempat diwarnai kendala sarana dan prasarana (sarpras).
“Kami meminta panitia betul-betul fokus. Jangan sampai kejadian tahun lalu terulang kembali, di mana persiapan sarpras terasa mendadak. Hal tersebut sangat berpengaruh pada psikologis anak, bisa membuat mereka down dan akhirnya rasa percaya diri mereka hilang,” tegasnya.
Dengan kemenangan ini, Dila, Al-Ghazali, dan Fatih juga kini mulai bersiap menghadapi tantangan yang lebih besar di tingkat Jawa Barat.
Dukungan penuh dari pihak sekolah dan orang tua menjadi modal utama mereka untuk kembali mengukir prestasi emas bagi Tatar Galuh.














