Tak hanya Jawa Barat, delapan provinsi lain turut mengalami pergantian pimpinan.
Nama-nama seperti Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy (Sumbar), Brigjen Pol Agus Wijayanto (Kaltara), hingga Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar (Kalbar) masuk dalam daftar panjang jenderal yang harus segera mengemas koper menuju pos penugasan baru.
Menariknya, gender juga mendapat tempat dalam gerbong ini.
Brigjen Pol A.A. Sagung Dian Kartini mencatatkan namanya sebagai satu-satunya Polwan yang mendapat promosi dalam gelombang ini, dengan jabatan sebagai Karolemtala Stamarena Polri.
Respons Mabes Polri
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari metabolisme organisasi yang sehat.
Menurutnya, Polri memerlukan regenerasi kepemimpinan agar tetap adaptif menghadapi tantangan keamanan yang kian kompleks.
”Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah. Ini adalah bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel,” ujar Isir dalam keterangannya di Mabes Polri.
Isir menambahkan, penempatan para perwira baru ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman masyarakat di wilayah masing-masing, terutama di wilayah krusial seperti Jawa Barat yang kini dipimpin oleh Irjen Pipit Rismanto.














