“Yang sudah hadir ke sini semuanya sudah siap. Secara mental juga sudah kita kembalikan melalui latihan-latihan, supaya pertandingan-pertandingan yang sudah kita lalui dan dianggap kurang baik tidak terulang kembali,” ungkapnya.
Surya pun menyampaikan hal senada. Ia memastikan kekalahan sebelumnya tidak memengaruhi kesiapan mental pemain untuk menghadapi PSS Sleman.
“Untuk mental, semua pemain sudah siap. Kekalahan kemarin sudah dilupakan. Sekarang fokus ke League Cup,” ujarnya.
Jadi Ajang Pengalaman Pemain Muda PSGC
Lebih lanjut, Heri menilai League Cup 2026/2027 menjadi kesempatan penting bagi PSGC, terutama untuk memberikan pengalaman bertanding kepada para pemain muda.
Pasalnya, turnamen ini mempertemukan klub-klub dari dua kasta kompetisi, yakni Super League atau Liga 1 dan Championship atau Liga 2. Sebanyak 38 klub dijadwalkan mengikuti kompetisi tersebut.
Karena itu, Heri ingin anak asuhnya memanfaatkan kesempatan ini untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman menghadapi tim-tim dari kasta tertinggi.
“Terutama para pemain muda kita, ajang ini memberikan pengalaman bertanding dengan tim-tim Liga 1. Tentu ini akan menambah wawasan dan ilmu mereka,” jelasnya.
Heri mengatakan tim pelatih akan menjadikan setiap pertandingan sebagai bahan evaluasi.
Namun, ia menekankan bahwa kesiapan mental menjadi salah satu hal penting yang harus dimiliki pemain, siapa pun lawan yang dihadapi.
“Yang jelas mental para pemain, siapa pun yang dilawan, mau Liga 1, sudah siap,” tegasnya.
Selain itu, Heri juga memberikan perkembangan terkait kesiapan tiga pemain asing PSGC.
Ia menyebut ketiganya sudah siap secara tim dan berpeluang dimainkan saat menghadapi PSS Sleman.
Meski begitu, keputusan akhir tetap menunggu hasil pemantauan pada sesi latihan terakhir.
“Secara tim sebenarnya sudah siap. Nanti dalam latihan terakhir kita lihat lagi, tetapi yang jelas kesiapan mereka sudah siap untuk diturunkan,” pungkasnya.














