banner 720x220
News  

Prabowo Bidik Renovasi Sekolah Tuntas 2029, Program Revitalisasi Terus Diperluas

Dok, foto. Kemendikdasmen RI
Dok, foto. Kemendikdasmen RI

Pemerintah juga menata taman bermain untuk menunjang aktivitas peserta didik.

Perbaikan fasilitas tersebut menyasar kebutuhan dasar sekolah agar kegiatan belajar mengajar berlangsung di lingkungan yang lebih layak.

Revitalisasi Sekolah Turut Menyerap Tenaga Kerja

Program revitalisasi tidak hanya menyasar perbaikan bangunan.

Pelaksanaannya juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi pembangunan melalui penyerapan tenaga kerja.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan turut memberikan dampak ekonomi melalui keterlibatan tenaga kerja di daerah.

Dengan demikian, pelaksanaan pembangunan sekolah memiliki dua sasaran, yakni memperbaiki fasilitas pendidikan dan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.

Meski demikian, dampak program terhadap perekonomian daerah juga berkaitan dengan pelaksanaan pembangunan, kebutuhan tenaga kerja, serta keterlibatan masyarakat dalam setiap proyek revitalisasi.

Di sektor pendidikan, perbaikan sarana dan prasarana perlu berjalan beriringan dengan peningkatan mutu pembelajaran.

Kondisi bangunan yang layak menjadi salah satu faktor pendukung, tetapi kualitas pendidikan juga bergantung pada tenaga pendidik, proses belajar, dan akses pendidikan.

Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Berlanjut

Kementerian Sekretariat Negara mendukung koordinasi pelaksanaan kebijakan pemerintah, termasuk program prioritas di bidang pendidikan.

Percepatan revitalisasi sekolah menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses terhadap fasilitas pendidikan yang layak.

Pemerintah menargetkan perbaikan satuan pendidikan yang membutuhkan penanganan dapat dituntaskan paling lambat pada 2029.

Untuk mencapai target tersebut, pelaksanaan program membutuhkan koordinasi antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan.

Pendataan kondisi bangunan serta penentuan sekolah yang membutuhkan penanganan juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Bagi peserta didik, revitalisasi diharapkan menghadirkan ruang belajar yang lebih aman dan nyaman.

Sementara itu, bagi sekolah yang masih mengalami kerusakan, percepatan perbaikan menjadi penting agar kegiatan belajar mengajar tidak terus terkendala oleh kondisi infrastruktur.

(Sumber: Sekretariat Negara RI) 

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *