banner 720x220
News  

Polres Garut Siapkan 10 Trainer AI untuk Pelajar, Waspadai Deepfake dan Hoaks

Program ini merupakan bagian dari kerja sama Polri dengan Kementerian Pendidikan Republik Indonesia.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat literasi dan kompetensi digital, terutama di kalangan pelajar.

Dalam praktiknya, siswa akan didorong menggunakan AI untuk kegiatan yang produktif.

Misalnya, mencari bahan referensi, memahami pelajaran, mengembangkan ide, serta menunjang proses belajar.

Pada saat yang sama, polisi mengingatkan siswa agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di ruang digital.

Mereka perlu memeriksa sumber dan memahami konteks sebelum menyebarkan sebuah informasi.

Polisi juga akan menjelaskan sejumlah bentuk penyalahgunaan AI.

Di antaranya pembuatan foto dan video palsu, manipulasi suara, deepfake, serta penyebaran hoaks yang dibuat menggunakan teknologi tersebut.

Melalui program ini, Polres Garut ingin pelajar tidak sekadar menjadi pengguna AI.

Mereka diharapkan mampu memahami risiko, bersikap kritis, serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya preventif kepolisian menghadapi perkembangan kejahatan berbasis teknologi.

Edukasi menjadi salah satu cara untuk mempersempit ruang penyalahgunaan AI sejak dini.

Polres Garut menyatakan akan terus mendorong edukasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Tujuannya menciptakan ruang digital yang lebih aman, sehat, dan produktif bagi generasi muda.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *