Sebanyak 6 ton jagung diserap dari wilayah Polsek Malangbong, sementara 9,25 ton sisanya dipasok dari wilayah Polsek Cibatu.
”Kami hadir untuk memastikan hasil keringat petani terserap dengan baik. Ini adalah bentuk sinergi nyata antara Polri, petani, dan Bulog dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus memastikan ketersediaan stok di Garut aman,” tegas Eka di sela-sela kegiatan.
Eka menambahkan, keterlibatan Polres Garut bukan sekadar urusan logistik, melainkan komitmen dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian.
Dengan terserapnya hasil panen secara maksimal, kesejahteraan petani lokal diharapkan ikut terdongkrak.
Pantauan di lokasi, truk-truk pengangkut jagung tampak mengantre untuk melakukan bongkar muat di bawah pengawasan petugas.
Kolaborasi antara kepolisian, kelompok tani, dan Bulog ini diharapkan menjadi skema berkelanjutan demi memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jawa Barat, khususnya Garut.














