banner 720x220
News  

Polres Ciamis Didatangi Ratusan Santri, Desak Kasus Pelemparan Batu Diusut Tuntas

Sementara di luar, massa tetap tertib. Memasuki waktu Ashar, orator menghentikan orasi dan mengumandangkan azan di halaman Mapolres, mengajak massa salat berjamaah di masjid sekitar.

Usai dialog, perwakilan ulama, H. Wawan, menyampaikan hasil pertemuan kepada massa.

Ia menyebut polisi telah memperlihatkan rekaman CCTV di titik kejadian, namun identitas pelaku masih dalam penelusuran.

​”Intinya kita mendorong penegak hukum lebih semangat mengusut tuntas. Kita beri waktu 2×24 jam agar pelaku tertangkap. Apabila tidak, jangan salahkan jika kami melakukan sweeping geng motor,” tegas H. Wawan disambut takbir para santri.

​Respons Kepolisian: Terkendala Minim Cahaya

Sementara itu, Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah melalui Wakapolres Kompol Sujana mengapresiasi dukungan moril para santri.

Ia membenarkan adanya kendala dalam mengidentifikasi pelaku lewat rekaman CCTV.

​”Kendaraan korban memang terlihat melintas di TKP, namun untuk terduga pelaku yang menggunakan motor masih kami dalami. Kendala di lapangan adalah situasi TKP yang cukup gelap karena minim penerangan,” ujar Kompol Sujana.

​Sujana pun mengimbau kepada terduga pelaku untuk segera menyerahkan diri.

Ia juga meminta masyarakat memanfaatkan layanan Call Center 110 jika melihat aksi kriminalitas agar polisi bisa merespons cepat.

​Aksi Bersih Sampah

Menjelang petang, massa santri mulai membubarkan diri dengan tertib. Namun sebelum meninggalkan lokasi, sebuah pemandangan sejuk terlihat.

Para santri kompak memungut sampah bekas air mineral hingga puntung rokok di halaman Mapolres Ciamis.

​”Kami tunjukkan solidaritas. Ibarat satu tubuh, jika satu tersakiti, semua merasa sakit. Ciamis harus kondusif, dan kami siap bersinergi dengan polisi,” pungkas salah satu peserta aksi sebelum naik ke atas truk.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *