banner 720x220

Polisi Turun ke Sawah: AKBP Yugi Pimpin Penanaman Jagung di Leles Demi Target Swasembada 2026

​Bagi Yugi, ketahanan pangan adalah fondasi stabilitas nasional yang tidak bisa ditawar.

​”Ini adalah komitmen kami untuk mewujudkan swasembada pangan, khususnya jagung. Kami ingin kolaborasi antara Polri, petani, dan pemerintah daerah ini memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat Garut,” tegas Yugi di lokasi penanaman.

​Dari Hulu Hingga ke Gudang Bulog

​Program ini tak berhenti pada seremonial menanam saja. Polres Garut telah menyiapkan skema hulu ke hilir yang cukup rapi:

  • ​Penguatan Kelompok Tani: Pemberian arahan teknis dan penguatan motivasi bagi petani binaan.
  • ​Manajemen Logistik: Pengecekan gudang penyimpanan bibit dan pupuk dilakukan secara ketat untuk memastikan distribusi tak terhambat.
  • ​Standarisasi Hasil: Pengolahan pasca-panen di Polsek Leles dirancang mengikuti standar kualitas Bulog agar hasil panen terserap pasar dengan harga kompetitif.

​Kegiatan ini pun menjadi ajang konsolidasi besar-besaran. Selain aparat kepolisian dan petani, tampak hadir pula perwakilan dari UPT Pertanian serta pihak perbankan yang memberikan dukungan modal maupun pendampingan teknis.

​Kehadiran sektor perbankan menjadi sinyal penting bahwa pertanian di Leles mulai dipandang sebagai sektor produktif yang menjanjikan secara bisnis, bukan sekadar ketahanan pangan tradisional.

​Melalui gerakan ini, Polres Garut berharap langkah mereka di Leles dapat menjadi pemantik bagi wilayah lain untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif.

Dengan sisa waktu di tahun 2026, optimisme swasembada jagung kini mulai ditanam dari pinggiran jalan Leles.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *