banner 720x220

Momen Kirab Binokasih di Ciamis: KDM Siap Ambil Alih Perbaikan Jalan Desa dan Tata Astana Gede

Tak hanya membawa misi budaya lewat Kirab Mahkota Binokasih, KDM berkomitmen mengambil alih perbaikan infrastruktur desa dan merevitalisasi situs bersejarah Astana Gede agar kembali menjadi pusat peradaban Galuh.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) saat menyampaikan sambutan kegiatan Kirab Mahkota Binokasih Napak Tilas Pajajaran bertajuk 'Kawali Mulang ka Diri' di Astana Gede Kawali (dok:kondusif.com).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) saat menyampaikan sambutan kegiatan Kirab Mahkota Binokasih Napak Tilas Pajajaran bertajuk 'Kawali Mulang ka Diri' di Astana Gede Kawali (dok:kondusif.com).

​Sebagai komitmen nyata, Dedi juga berencana mengambil alih (takeover) perbaikan jalan-jalan desa di wilayah Kawali oleh Pemerintah Provinsi.

Selain itu, kawasan Astana Gede juga akan dipugar agar kembali ke jati diri asalnya sebagai pusat peradaban Kerajaan Galuh.

​”Kita tata, kita hiasi, kita beri lampu. Kawali harus balik ke diri sendiri! Jangan sampai ada lagi kabar di media sosial kalau Kawali itu sepi peminat,” tambahnya.

​Estafet Budaya: Menuju ‘Pajajaran Anyar’

​Rangkaian Kirab Mahkota Binokasih juga merupakan perjalanan panjang melintasi sejarah Jawa Barat.

Setelah memulai prosesi di Sumedang pada 2 Mei dan Kawali pada 3 Mei, rombongan juga dijadwalkan menuju Kampung Naga, Tasikmalaya, pada Senin (4/5/2026).

​Misi maraton budaya ini juga akan terus bergerak menyambangi titik-titik bersejarah lainnya:

  • ​Cianjur: Menuju Gedung Karesidenan.
  • ​Bogor: Dari Batutulis menuju Kebun Raya Bogor.
  • ​Depok: Mengangkat kawasan heritage lama.
  • ​Karawang: Menuju Pesantren Syekh Quro.
  • ​Cirebon (Puncak): Berakhir di Kasepuhan Cirebon.

Dedi memaparkan bahwa misi utama dari kegiatan ini adalah edukasi sejarah secara langsung agar masyarakat memahami akar budayanya, mulai dari era Galuh hingga Kesultanan Cirebon.

​”Maknanya cuma satu: mengingatkan kembali sejarah lama tentang Sunda. Kita ingin Pajajaran Anyar (Pajajaran Baru) lahir dengan semangat persatuan,” pungkasnya sebelum menutup acara dengan sapaan khas, “Sampurasun!”

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *