banner 720x220

Ketua DPRD Ciamis Ogah Disebut Super Sibuk, Ini Jurus ‘Delegasi Wewenang’ ala Nanang Permana

Ketua DPRD Ciamis, Nanang Permana
Ketua DPRD Ciamis, Nanang Permana

​”Saya hanya directing (mengarahkan) saja. Maka dari itu, kerja yang berat ini jadi tidak berat karena bergerak bersama-sama,” ungkap Nanang.

​Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sistem yang baik harus menerapkan penyerahan otoritas secara penuh.

Oleh karena itu, ia tidak pernah ragu membagi tugas kepada pimpinan lain saat jadwal kegiatan berbenturan.

​”Orang atau pemimpin itu sering kali pelit untuk mendelegasikan kewenangan. Kenapa? Karena delegasi kewenangan diberikan dasarnya kepercayaan. Di dunia politik, saya termasuk percaya kepada kawan-kawan sekalipun partainya berbeda,” tambahnya.

​Terapkan Sistem yang Sama di Pramuka dan PUI

​Selain di DPRD, pria yang akrab disapa Kang Nanang ini juga menerapkan metode delegation of authority di organisasi lain.

Di Pramuka, misalnya, ia fokus mencetak pelatih melalui program Training of Trainer (ToT).

Setelah menyalurkan keahliannya, ia membiarkan para pembina bergerak mandiri di lapangan.

​”Ketika awal Pramuka melakukan gerakan nanam padi, saya turun langsung ngasih contoh tekniknya. Setelah itu satu kali diajarkan, mereka jalan. Saya directing dan mengawasi saja. Jadi, itu juga tidak terlalu sibuk,” kelakarnya.

​Prinsip kolektif-kolegial tersebut juga ia bawa saat menakhodai PUI Ciamis dan DPC PDI Perjuangan.

Menurutnya, sebuah organisasi akan terasa sangat membebani jika sang pemimpin bersikap egois dengan mengerjakan segala hal sendirian.

​”Pekerjaan ini akan berat apabila semuanya dilakukan oleh saya, dan itu ciri pemimpin yang kurang bagus. Pemimpin yang bagus itu dia akan mempercayai staf dan teman-teman yang lainnya,” pungkasnya.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *