Karena itu, PSGC harus bekerja keras untuk mengimbangi permainan lawan sepanjang pertandingan.
Selain masalah operan, Heri juga menyinggung kondisi dua pemain bertahan, Fahmi dan Zikri, yang mengalami masalah cedera.
Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan tim pelatih dalam mengevaluasi penampilan lini belakang.
Heri mengatakan PSGC masih perlu memperbaiki komposisi dan keseimbangan permainan.
Ia ingin timnya memiliki pertahanan yang kuat sekaligus mampu memaksimalkan peluang saat menyerang.
Evaluasi itu menjadi penting agar PSGC tidak hanya mampu menahan tekanan lawan, tetapi juga lebih efektif ketika mendapatkan kesempatan mencetak gol.
Hasil Imbang Jadi Modal untuk Laga Berikutnya
Sementara itu, penjaga gawang PSGC, Yovan, menilai hasil imbang melawan PSIS menjadi modal bagi tim untuk melanjutkan kompetisi.
Ia mengatakan mental pemain mulai membaik setelah PSGC menelan kekalahan 0-4 pada pertandingan sebelumnya.
Menurut dia, tim berusaha bangkit dan menunjukkan perlawanan di hadapan pendukung sendiri.
PSGC kini perlu memanfaatkan waktu persiapan untuk memperbaiki kekurangan sebelum menghadapi pertandingan berikutnya melawan Persiraja di Aceh.
Pembenahan akurasi operan, koordinasi pertahanan, dan efektivitas serangan menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan agar PSGC dapat tampil lebih baik pada laga tandang tersebut.














