”Kenapa bisa? Karena masyarakat Ciamis memiliki semangat gotong royong dan kesadaran bahwa kebersihan adalah kebutuhan bersama. Bahkan rakyat membuat bank sampah di tiap desa dan mereka menghasilkan uang dari situ,” imbuhnya lagi.
Strategi Memimpin dengan Contoh
Lebih lanjut, politisi senior ini membeberkan kunci sukses pemerintah daerah dalam merawat semangat swadaya tersebut.
Ia menegaskan bahwa para pemangku kebijakan di Ciamis berhasil menggerakkan masyarakat dengan cara memberikan teladan nyata, bukan sekadar melempar instruksi.
Aksi kebersihan rutin selalu dimulai dari lingkungan birokrasi, sehingga menular secara organik ke lingkungan pemukiman warga.
”Kuncinya adalah memimpin dengan teladan, memimpin dengan contoh, dan itu berhasil. Kantor-kantor pemerintah tidak boleh kotor, lalu dihiasi tanaman-tanaman perlombaan yang kemudian diikuti oleh rakyat. Kata siapa harus selalu dengan uang? Ciamis adalah fakta,” cetus pria yang akrab disapa Kang Nanang ini.
Menutup perbincangan, atas nama pribadi maupun kelembagaan, Nanang menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik demi menyambut hari jadi kabupaten tercinta.
”Pada kesempatan ini, saya menghaturkan selamat Hari Jadi ke-384 Tatar Galuh Kabupaten Ciamis. Semoga semakin berjaya, lebih dari itu, semoga Allah rida dan kita rida atas segala ketetapan Allah. Amin,” pungkasnya.














