Menurutnya, anak-anak seringkali menjadi korban karena merasa tidak memiliki tempat untuk mengadu.
”Anak-anak harus punya ruang untuk bercerita. Jika komunikasi terbuka, kita bisa mendeteksi lebih dini dan mencegah hal-hal negatif sebelum terlambat,” jelasnya.
Melalui momentum Hardiknas ini, Pemkab Ciamis menargetkan terciptanya lingkungan pendidikan yang benar-benar ramah anak.
Herdiat berharap sekolah bukan hanya menjadi tempat mengejar nilai akademik, melainkan menjadi “rumah kedua” yang aman dan membentuk karakter mulia.
Baginya, menjaga keselamatan anak-anak Ciamis adalah panggilan moral.
Ia ingin memastikan generasi penerus Tatar Galuh tumbuh menjadi pribadi yang kuat, cerdas, dan yang paling penting, terlindungi dari segala bentuk kekerasan.
Reporter: Hasna Ismi Lutfiyah














