Surabaya,Kondusif.com,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus tancap gas memperkuat benteng integritas aparat penegak hukum. Kali ini, sebanyak 239 personel kepolisian di jajaran Polda Jawa Timur (Jatim) menjalani Pelatihan Tata Nilai, Penguatan Integritas, dan Antikorupsi (PELATNAS).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (12-13 Mei 2026) ini digelar di Gedung Mahameru Polda Jatim, Surabaya.
KPK sengaja menyasar para perwira strategis, mulai dari Kasubdit, Kapolres, Kasat, hingga Kapolsek di seluruh wilayah Jawa Timur.
Integritas Jadi Fondasi Utama
Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi (ACLC) KPK, Yonathan Demme Tangdilintin, menegaskan bahwa integritas bukan sekadar slogan, melainkan fondasi wajib bagi setiap aparat.
”Para peserta merupakan wujud representasi institusi yang menentukan arah kebijakan, kualitas, dan kepercayaan masyarakat,” ujar Yonathan saat membuka sambutan di lokasi.
Tak hanya itu, Yonathan mengingatkan pentingnya pengawasan ketat di internal kepolisian. Ia mewanti-wanti agar tidak ada toleransi terhadap pelanggaran sekecil apa pun.
Menurutnya, pembiaran terhadap kesalahan kecil bisa menjadi bom waktu yang memicu penyimpangan lebih besar di masa depan.
Tantangan Pelayanan Publik Tanpa Suap
Senada dengan KPK, Polri pun menyambut baik penguatan ini.














