Selama masa pendidikan, para siswa akan mendapatkan pendampingan intensif dari guru tahfidz profesional agar mampu menghafal beberapa juz Al-Qur’an.
Lebih dari itu, Sugeng merinci empat tujuan utama yang ingin dicapai melalui program unggulan ini:
- Menanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini: Membangun kedekatan spiritual agar siswa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
- Membentuk Karakter Qurani: Melatih akhlak mulia seperti disiplin, sabar, tanggung jawab, dan istiqamah.
- Menyeimbangkan Akademik dan Spiritual: Menghadirkan pendidikan yang seimbang antara ilmu umum dan ilmu agama.
- Menjadi Bekal Masa Depan: Memberikan investasi terbaik bagi kehidupan dunia dan akhirat anak.
Agar siswa tidak bosan, pihak sekolah menerapkan metode yang bervariasi. Kendati demikian, Sugeng menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak bisa bertumpu pada sekolah saja, melainkan butuh dukungan kuat dari orang tua di rumah.
”Kolaborasi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci penting. Orang tua bisa membantu dengan mendampingi murajaah harian, memberi motivasi, dan menciptakan suasana rumah yang dekat dengan Al-Qur’an,” jelas Sugeng.
Dilengkapi Fasilitas Pesantren

Di tengah tantangan zaman dan pesatnya teknologi, Sugeng menilai pendidikan berbasis Al-Qur’an merupakan kebutuhan primer agar anak memiliki pegangan hidup yang kokoh.
Oleh karena itu, SMP Sains Al Qur’an Al Hadi membuka pintu selebar-lebarnya bagi siswa baru yang ingin bergabung dan membentuk karakter berakhlakul karimah.
Menariknya, sekolah ini juga menyediakan fasilitas lengkap bagi siswa yang berasal dari luar daerah.
”Bagi siswa-siswi dari luar daerah, kami menyediakan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Hadi (PPTQ AL HADI) dan Madrasah Diniyah. Semua program ini sudah terintegrasi langsung dalam kurikulum sekolah di bawah naungan Yayasan Bina Insan Al Hadi Purwadadi,” pungkas Sugeng.














