
Dalam pengamanan pertandingan tersebut, Polres Ciamis mengerahkan 439 personel gabungan. Personel berasal dari Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan pemadam kebakaran (Damkar).
Eko mengatakan, jumlah personel yang diterjunkan dalam pertandingan selanjutnya akan disesuaikan dengan potensi kerawanan di lapangan.
Menurutnya, kepolisian tidak hanya berpatokan pada ketentuan jumlah personel berdasarkan jumlah penonton. Petugas juga mempertimbangkan kondisi keamanan dan kebutuhan pengamanan selama pertandingan berlangsung.
“Walaupun normatifnya jumlah personel dibandingkan jumlah penonton itu hanya sekian, kita tambahkan personel lebih banyak. Gunanya supaya betul-betul bisa melayani masyarakat dan menjaga pertandingan sepak bola ini berjalan dengan baik,” jelasnya.
Polres Ciamis juga akan menyampaikan sejumlah catatan evaluasi kepada panitia pelaksana sebagai bahan persiapan menghadapi pertandingan berikutnya.
Terlebih, PSGC Ciamis dijadwalkan kembali menjalani laga kandang di Stadion Galuh pada 31 Oktober mendatang.
Kapolres Apresiasi Suporter PSGC yang Menahan Diri
Di sisi lain, Eko mengapresiasi suporter PSGC Ciamis, termasuk Viking dan GCS, yang dinilainya mampu menahan diri saat situasi memanas.
Ia berharap sikap tersebut terus dipertahankan agar pertandingan sepak bola di Kabupaten Ciamis berlangsung aman dan tidak diwarnai bentrokan antarsuporter.
Eko juga mengingatkan bahwa penyelenggaraan pertandingan sepak bola di Stadion Galuh bukan hanya berkaitan dengan olahraga, tetapi turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Karena itu, ia mengajak seluruh suporter menjaga keamanan dan tidak mencederai nama baik Kabupaten Ciamis dengan tindakan yang berpotensi memicu keributan.
“Kita warga Ciamis ini cinta damai. Kita ciptakan Ciamis yang aman dan kondusif. Kita bangga menjadi warga Ciamis,” ucapnya.
Ia berharap seluruh pihak dapat menjadikan insiden tersebut sebagai pelajaran bersama sehingga pertandingan PSGC Ciamis berikutnya dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.***
Reporter: Hasna Ismie Lutfiyah














