Petugas kemudian berkoordinasi dengan warga untuk merespons tuntutan tersebut.
Mereka mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan memberi ruang bagi tim gabungan untuk melanjutkan pemadaman serta penanganan asap.
Untuk memudahkan koordinasi, petugas juga mendirikan posko penanganan di UPT TPA Pasir Bajing.
Posko itu menjadi pusat koordinasi berbagai unsur yang terlibat dalam penanggulangan dampak kebakaran.
Selain memadamkan api, petugas kepolisian melakukan patroli di sekitar lokasi.
Langkah ini bertujuan mencegah pembakaran sampah yang dapat memicu kebakaran baru ketika proses penanganan masih berlangsung.
Niko menegaskan, koordinasi antarlembaga diperlukan agar proses pemadaman berjalan efektif tanpa mengabaikan keselamatan petugas maupun warga di sekitar TPA.
Polres Garut bersama pemerintah daerah dan instansi terkait masih melanjutkan penanganan di lokasi.
Namun, aktivitas pembuangan sampah dan keberadaan asap sisa kebakaran menjadi dua persoalan yang perlu diperhatikan selama proses pemulihan berlangsung.














