Didampingi pengawas dan patun, mereka terjun langsung melakukan penelitian lapangan, wawancara, hingga Focus Group Discussion (FGD) di masing-masing Polres.
Tujuannya jelas: mengidentifikasi masalah nyata di lapangan dan merumuskan solusi inovatif untuk memperkuat kinerja kepolisian di tingkat Polres.
Tak hanya urusan akademis, kehadiran Serdik Sespimma di Jabar juga dirasakan langsung oleh warga melalui aksi sosial.
Donor Darah hingga Pembangunan Masjid
Berbagai kegiatan digelar, mulai dari pembagian sembako, donor darah, hingga pembangunan masjid dan penanaman pohon.
Aksi ini menjadi wujud nyata pengabdian Polri sekaligus mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.
Brigjen Pol. Victor pun menginstruksikan kepada seluruh Serdik agar memanfaatkan momen ini secara maksimal untuk mengasah kemampuan analitis dan pemecahan masalah.
Ia juga meminta jajaran Kapolres terkait untuk memberikan dukungan penuh selama proses pengumpulan data hingga penyusunan Naskah Karya Kelompok (NKK).
”Ini bukan sekadar formalitas akademik. Kami ingin para Serdik benar-benar memahami lapangan, membangun kerja sama tim yang solid, dan pulang dengan membawa rekomendasi yang aplikatif bagi institusi,” pungkasnya.














