Selain masalah kriminalitas, faktor alam juga menjadi sorotan utama. Mengingat intensitas hujan yang masih tinggi, polisi meminta warga di wilayah rawan untuk mewaspadai ancaman angin puting beliung dan pohon tumbang.
”Kami minta warga segera lapor jika melihat ada tanggul bocor atau pohon yang rawan roboh. Kecepatan informasi sangat menentukan dalam penanganan bencana,” tambahnya.
AKP Purwanto menekankan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya tugas polisi, melainkan tanggung jawab bersama.
Melalui sinergi Tiga Pilar Polri, TNI, dan Pemerintah Desa diharapkan segala bentuk gangguan keamanan bisa diredam sejak dini.
Warga pun didorong untuk aktif kembali menghidupkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) guna mengantisipasi tindak pidana pencurian (C3: Curat, Curas, dan Curanmor).
”Jika ada indikasi gangguan keamanan, jangan ragu. Langsung hubungi Bhabinkamtibmas atau Babinsa setempat. Kami siap melayani 24 jam demi kenyamanan warga,” pungkas Purwanto.














