banner 720x220
News  

Penggunaan IKD di Ciamis Masih di Bawah 10 Persen, ASN Diminta Jadi Pelopor

Foto: istimewa
Foto: istimewa

CIAMIS,Kondusif.com,–  Pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Ciamis masih tergolong rendah. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Ciamis Enda Hidayat menyebut capaian penggunaan IKD saat ini belum menembus 10 persen.

Rendahnya angka tersebut menjadi salah satu tantangan Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam mendorong transformasi pelayanan publik berbasis digital.

Pemerintah tidak hanya perlu menyiapkan infrastruktur teknologi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk beralih dari layanan konvensional.

Enda mengatakan, peningkatan penggunaan IKD membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk aparatur sipil negara (ASN).

Karena itu, ia mendorong ASN di lingkungan Pemkab Ciamis mulai menggunakan identitas kependudukan digital.

Menurut dia, ASN diharapkan tidak sekadar menjadi pengguna layanan, tetapi juga dapat memberikan contoh kepada masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital.

“Kami mendorong rekan-rekan ASN untuk menggunakan IKD. Harapannya, ASN dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan layanan digital di tengah masyarakat,” kata Enda.

Persoalan tersebut disampaikan Enda dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta Evaluasi Jaringan Intra Pemerintah Tahun 2026, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid dari Kantor Diskominfo Ciamis dan melalui Zoom Meeting itu diikuti perwakilan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), kecamatan, kelurahan, serta UPTD se-Kabupaten Ciamis.

Transformasi Digital Tak Cukup dengan Infrastruktur

Dalam kesempatan tersebut, Enda mengingatkan bahwa transformasi digital pemerintahan tidak semata-mata bergantung pada ketersediaan jaringan internet.

Kesiapan masyarakat, kemampuan aparatur, dan pengelolaan data juga menentukan keberhasilan penerapan layanan digital.

banner 720x220

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *